11 Foto ini Sebenarnya adalah Lukisan Loh! (Sangat Nyata dan Menakjubkan)

Saat pertama kali anda memadang gambar dibawah ini, pasti teman-teman menilai adalah sebuah foto bukan. Saya percaya teman-teman akan menilai seperti itu, sebab sebelumnya saya sendiri juga berfikir seperti itu. Sebelumnya saya biarkan anda untuk melihat dan menilai gambar yang sangat menakjubkan dibawah ini, dengan menatap dengan seksama dan teliti.

Berikut ini beberapa 11 hasil karya seni yang sangat menakjubkan dan terlhat nyata:



Genre pelukis yang mengambil foto dan kemudian membuat salinan realistis foto di kanvas disebut Photorealists
 
Page 58 - Roberto Bernardi. L'Edicola. 2009. Oil on canvas, 40 x 53". Courtesy Abrams.

Genre pelukis yang mengambil foto dan kemudian membuat salinan realistis foto di kanvas disebut Photorealists

Page 222 - Yigal Ozeri. Untitled; Aquabella. 2011. Oil on paper, 42 x 60". Courtesy Abrams.
 
Genre pelukis yang mengambil foto dan kemudian membuat salinan realistis foto di kanvas disebut Photorealists


Page185 - Peter Maier. Gridlock. 2007. DuPont Cromax-AT on fabricated aluminum panel, 50 x 64". Courtesy Abrams.
 


Genre pelukis yang mengambil foto dan kemudian membuat salinan realistis foto di kanvas disebut Photorealists


Page 257 - Raphaella Spence. Grand Canal. 2007. Oil on canvas, 41 x 60". Courtesy Abrams.

Genre pelukis yang mengambil foto dan kemudian membuat salinan realistis foto di kanvas disebut Photorealists


Page 232 - Rod E. Penner. House with Pickup Truck. 2000. Acrylic on canvas, 20 x 30". Courtesy Abrams.


Genre pelukis yang mengambil foto dan kemudian membuat salinan realistis foto di kanvas disebut Photorealists


Page 66 - Tom Blackwell. Coffee Break at Barnie's, Sarasota. 2009. Oil on canvas, 34 x 48". Courtesy Abrams.
 


Genre pelukis yang mengambil foto dan kemudian membuat salinan realistis foto di kanvas disebut Photorealists


Page 165 - Don Jacot. Racing Men. 2009. Oil on linen, 56 x 72". Courtesy Abrams.

Genre pelukis yang mengambil foto dan kemudian membuat salinan realistis foto di kanvas disebut Photorealists


Page 85 - Davis Cone. Fremont—California Dusk. 2005. Acrylic on canvas, 29 x 46 3/4". Courtesy Abrams.
 


Genre pelukis yang mengambil foto dan kemudian membuat salinan realistis foto di kanvas disebut Photorealists


Page 117 - Richard Estes. 34th Street Cross Town Bus. 2009. Oil on board, 22 1/4 x 26". Courtesy Abrams.

Genre pelukis yang mengambil foto dan kemudian membuat salinan realistis foto di kanvas disebut Photorealists


Page 206 - Bertrand Meniel. Le Pont Alexandre III. 2008. Acrylic on linen, 36 x 76". Courtesy Abrams.
 

Genre pelukis yang mengambil foto dan kemudian membuat salinan realistis foto di kanvas disebut Photorealists

Page 242 - John Salt. A-OK Auto. 2002-3. Casein on linen, 43 x 66.5". Courtesy Abrams.
       
Bagaimana masih percaya kalau ini adalah sebuah foto, kalau anda berfiri seperti itu salah. Itu adalah sebuah lukisan, mungkin anda tidak akan pernah tahu itu sebuah lukisan tangan jika saya tidak memberitahukannya bukan. Lukisan diatas dikenal dengan Photorealists, sebelumnya mari kita mengenal karya ini dengan seniman yang melukis gambar diatas dan semua tentang lukisan Photorealists.


Genre pelukis yang mengambil foto dan kemudian membuat salinan realistis foto di kanvas disebut Photorealists. Louis K. Meisel merupakan salah satu seniman yang mengambil genre ini untuk membuat sebuah karya seni melukis yang luar biasa, bahkan semua gambar di atas terlihat bukan lukisan tangan seorang pelukis namun hanya sebuah foto jepretan kamera.


Meisel mengatakan ada definisi lima poin untuk menjelaskan apa sebenarnya memenuhi syarat sebagai Photorealisme. Aturannya yaitu:
  1. Photorealist menggunakan kamera dan foto untuk mengumpulkan informasi.
  2. Photorealist menggunakan cara mekanis atau semimechanical untuk mentransfer informasi ke kanvas.
  3. Photorealist harus memiliki kemampuan teknis untuk membuat pekerjaan selesai muncul fotografi.
 4. Seniman harus menunjukkan kerja sebagai Photorealist oleh 1972 akan dianggap sebagai salah satu Photorealists pusat. 

5. Seniman harus mengabdikan setidaknya lima tahun untuk pengembangan dan pameran karya Photorealist.

Ada beberapa cara pelukis mentransfer gambar foto ke kanvas termasuk proyeksi, gridding dan pelacakan. Karena karya yang begitu melelahkan, Meisel mengatakan pelukis ini jauh lebih produktif daripada artis lain dan kadang-kadang hanya menghasilkan beberapa lukisan setiap tahun, atau hanya satu lukisan setiap beberapa tahun. "Itulah sebabnya begitu sedikit Photorealists telah muncul selama lima dekade terakhir," katanya. 


"Sementara pencetus melegitimasi penggunaan kamera dan foto itu sekali dan untuk semua, generasi terbaru kini diambil itu ke titik di mana cara yang paling canggih yang digunakan untuk membantu seniman dalam pengumpulan informasi dan memindahkannya dari realitas ke representasi realitas di atas kanvas, "kata Meisel, dilansir dari wired.com.


Demikian sedikit informasi tentang sebuah lukisan yang sangat terihat nyata dan menakjubkan, semoga menambah pengetahuan dan menmbah inspirasi anda. Jika ingin melihat gambar diatas dengan kualitas HD, kunjungi lik ini wired/photorealism.  Terima kasih.

Editor: Heru Setianto 

Source: wired

2 Responses to "11 Foto ini Sebenarnya adalah Lukisan Loh! (Sangat Nyata dan Menakjubkan)"

  1. karya seni yang keren, pasti butuh ketelitian yang tinggi sekali, kalau saya mending pakai kamera saja, :D

    ReplyDelete
  2. Memang kayanya rumit buatanya, salut sama para seniman diatas :D

    ReplyDelete

Berkomentarlah yang baik dan tinggalkan jejak untuk silaturahmi :)